PENGARUH PROGRAM PENDIDIKAN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPA) MAHASISWA UNIDA DALAM MASYARAKAT DESA BRAHU


PENGARUH PROGRAM PENDIDIKAN
TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPA) MAHASISWA UNIDA
 DALAM MASYARAKAT DESA BRAHU

Abdul Haris Wiradi, 362015510920
Fakultas HUMANIORA
Program Studi Hubungan Internasional Universitas Darussalam
abdul.haris@unida.gontor.ac.id

ABSTRAK
Program pendidikan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) menjdai salah satu program pendidikan yang membantu masyarakat dalam mengembangkan potensi diri bagi anak-anak mereka. Dalam pelaksanaannya, program TPA menuju kepada kualitas akademis dan religis disetiap anak didik binaan. Penelitian tentang Pengaruh Pendidikan TPA Mahasiswa UNIDA Terhadap Masyarakat Sekitar Desa Brahu yaitu penelitian tentang bagaimana dampak atau pengaruh pendidikan TPA yang dilaksanakan oleh mahasiswa UNIDA. Penelitian ini agar dapat mengetahui seberapa besar tanggapan responden tentang progam TPA baik negatif maupun positif. Serta mengetahui bagaimana efektifitas progam TPA terhadap peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas dan kualitas progam pendidikan TPA didalam masyarakat. Hal ini dimaksudkan adalah untuk mengatahui bagaimana tanggapan masyarakat tentang  pendidikan TPA yang dilaksanakan mahasiswa UNIDA di masyarakat sekitar. Serta pengaruhnya bagi masyarakat terutama kepada anak-anak didik binaan TPA. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, kami melakukan penelitian dengan cara pengamatan secara langsung, teknik wawancara dan kuisioner, serta pengumpulan data dari setiap observasi.


PENDAHULUAN
Program pendidikan TPA menjadi salah satu ekstrakulikuler strategis dalam mendidik anak-anak diusia dini. Peran mahasiswa Universitas Darussalam dalam program pendidikan TPA menjadi salah satu sumber ilmu bagi para anak didiknya. Tujuan pendidikan TPA adalah meningkatkan kecerdasan anak, membantu dalam memperoleh prestasi akademik, dan membentuk karakter yang berakhlak, kreatif, religis, dan bermental. Hal ini diharaplan dapat mengatasi kurangnya program pendidikan di masyarakat khususnya di desa. Program TPA tidak hanya melatih para peserta didik namun juga melatih mahasiswa dalam menjadi seorang guru.
Kegiatan belajar mengajar TPA hampir bisa dikatakan sebagai ekstrakulikuler yang efektif, sebab TPA mengajarkan para anak didiknya dalam hal:
1.      Ketekunan dalam belajar. Mengajarkan kepada peserta didik untuk mencari inovasi belajar baru seperti belajar dalam bernyanyi.
2.      Kreatifitas dalam usia dini. Menumbuhkan daya kreatif yang tinggi dengan mengenalkan hal-hal baru yang belum mereka ketahui sebelumnya.
3.      Akhlak dan moral. Melatih para peserta didiknya untuk memiliki akhlak dan moral yang sesuai dengan adat sopan santun serta sesuai dengan ajaran Islam.
4.      Menumbuhkan daya seni yang tinggi. Dengan diadakannya pentas seni didalam pendidikan TPA dapat memperkenalkan peserta didik dengan kesenian nusantara ataupun mancanegara.
Dalam proses pembelajarannya sangat diperlukan persiapan yang sangat matang, sehingga para pengajar TPA binaan diwajibkan untuk melengkapi persiapan pengajaran. Sehingga diperlukan kesiapan mengenai:
·         Kurikulum Pendidikan.
·         I’dad atau naskah materi pelajaran.
·         Susunan jadwal belajar mengajar.
·         Program diluar kelas.
·         Soal-soal ulangan maupun ujian.
Dengan sistem dan program yang terencana dapat membantu kelancaran dalam mencapai tujuan program pendidikan TPA binaan. Sehingga dapat memberi kesan atau pengaruh yang baik bagi peserta didik khususnya dalam bidang pendidikan.
Menurut sebagian besar wali murid mengatakan bahwa pendidikan TPA binaan mampu memperbaiki kualitas belajar peserta didik dan memberikan dorongan untuk meningkatkan kualitas serta kemampuan diri seorang anak. Untuk itu diperlukannya pendidikan TPA untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat sejak dini. Sehingga tak sedikit masyarakat yang setuju dan percaya bahwa kegitan TPA binaan sangatlah efektif dan mmemberi pengaruh besar kepada masyarakat dalam hal pendidikan.


METODOLOGI PENELITIAN
Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penggunaan metode ini bertujuan untuk mendapatkan informasi lebih akurat dari responden terikait pengaruh program pendidikan TPA binaan mahasiswa UNIDA dalam masyarkat.
Dalam menjalankan penelitian ini digunakan beberapa metode untuk mendapatkan informasi dari berbagai narasumber, diantaranya:
·         Pengamatan Langsung, yaitu pengamatan yang dilakukan secara langsung di dalam masyarakat mengenai aktivitas pendidikan TPA, baik pengamatan terhadap aktifitas belajar-mengajar maupun diluar aktifitas tersebut.
·         Teknik Wawancara/Kuisioner, yaitu dengan melakuan wawancara terhadap masyarakat sekitar, baik wawan cara terhadap para pengajar TPA, para peserta didik maupun para warga sekitar. Atau melalui pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut tentang aktifitas atau pengaruh progam pendidikan TPA didalam masyarakat.
·         Pengumpulan Data, yaitu pengumpulan data-data yang diperoleh melalui wawancara tersebut.

Selanjutnya, untuk mengetahui efektifitas program TPA binaan. Untuk menentukan jumlah sampel dalam penelitian ini, penelitian ini akan menggunakan Rumus Slovin sebagai berikut:
n = N/1+Ne2
Keterangan:
n = sampel
N = populasi
d = nilai presisi 95% atau sig. = 0,05
Dalam penelitian ini akan mensurvei pengaruh program TPA binaan pada masyarakat, yaitu sebagai berikut:
·         Untuk pengaruh TPA binaan terhadap masyarakat yang akan menjadi responden adalah peserta didik TPA binaan. Jumlah peserta didik dalam TPA binaan di Brahu sebanyak 80 peserta didik. Perhitungan jumlah sampel yang digunakan adalah sebagai berikut:
Jumlah Populasi           = 80
Persen ketidaktelitian  = 10% = 0.1
n = N/1+Ne2
n = 80/1+80.(0.1)2
n = 80/1+80(0.01)
n = 80/1+0.80
n = 80/1.80
n = 44,4444 = 44
Jadi, jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 44 respondet.

Dalam penelitian ini, digunakan teknik pemeriksan keabsahan data dengan memanfaatkan sesuatu yang lain. Sehingga data yang diterima dalam konteks suatu studi saat mengumpulkan data dan hubungan dari berbagai pandangan tidak terjadi perbedaan konstruksi.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Menuju kepada pelaksanaan program TPA binaan, bahwa program TPA binaan bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang pendidikan. Sebagaimana yang direncanakan oleh Dewan Pengabdian Masyarakat (DPM) Universitas Darussalam bahwa TPA binaan merupakan salah satu kegiatan soialisasi dan bakti masyarakat demi mempererat ukhuwah serta meningkatkan sumber daya manusia. Dalam pelaksanan TPA binaan, DPM menyusun berbagai struktur dan sistem pelaksanaan TPA demi mendapatkan hasil yang bermanfaat.
Dengan berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan dalam proses pengajaran, hal ini memperoleh apresiasi yang cukup bagus dari masyarakat khususnya kalangan para orang tua. Pelaksanaan TPA binaan mendapat persetujuan dari berbagai pihak dalam masyarakat khususnya Kepala Desa, pengurus desa serta para tokoh-tokoh masyarakat. Dengan tujuan untuk kelancaran proses belajar mengajar dan keamanan maupun pengawasan. Sehingga program TPA mampu memperoleh apresiasi dari masyarakat serta dukungan dari masyarakat.
Sementara itu untuk mengetahui tanggapan masyarakat mengenai efektifitas pelaksanaan TPA binaan digunakan skala indeks. Pilihan jawaban dalam kuisioner akan diberi skor sesuai dengan bobot dan kualitas jawaban dari masing-masing responden, yaitu sebagai berikut:
1)      Kategori tidak baik  diberi nilai persepsi 1
2)      Kategori cukup baik diberi nilai persepsi 2
3)      Kategori baik diberi nilai persepsi 3
4)      Kategori sangat baik diberi nilai persepsi 4
Kategori indeks dalam penelitian ini terlebih dahalu dihitung nilai intervalnya. Selanjutnya akan diketahui nilai interval indeks untuk setiap kategori penilaian responden, yaitu sebagai berikut:

Nilai Interval = Nilai Tertinggi – Nilai Terendah
                                 Jumlah Frekuensi
                      = 4 – 1
                             3
                      = 3/4
                      = 0,75

Tabel 1.1
Nilai Interval Frekuensi
Nilai Persepsi
Nilai Interval
Kategori
1
1,00 - 1,75
Tidak Baik
2
1,76 - 2,50
Kurang Baik
3
2,51 - 3,25
Baik
4
3,26 - 4,00
Sangat Baik


Hasil Perhitungan Skala Indeks Tujuan Program TPA
Berdasarkan hasil perhitungan skala indeks yang digunakan dalam menentukan  nilai indeks setiap unsur pada aspek pendidikan TPA binaan. Maka dapat diketahui kategori hasil penilaian responden terhadap tujuan pendidian TPA binaan, yaitu sebagai berikut:

Tujuan Program TPA
Berdasarkan hasil perhitungan skala indeks yang digunakan dalam menentukan nilai indeks pada tujuan pendidikan TPA binaan. Maka dapat diketahui kategori hasil penilaian responden terhadap tujuan pendidikan TPA, yaitu sebagai berikut:


Tabel 1.2
Nilai Indeks Terhadap Tujuan Pendidikan TPA
Tujuan
item
SS
S
Ks
TS
N
Indeks
1
20
29
0
0
49
3.41
2
5
28
16
0
49
2.78
3
33
16
0
0
49
3.67
total
58
73
16
0
147

TOTAL INDEKS
9.86
Rata-Rata Indeks
3.29
Sumber: Olah Data Primer, 2016

Berdasarkan tabel diatas, bahwa tujuan pendidikan TPA binaan di Brahu mendapat nilai indeks terendah yaitu 2.78. hal ini berarti bahwa tujuan pendidikan TPA binaan masih belum sesuia dengan yang diharapkan oleh masyarakat. Nilai – nilai indeks seluruh indikator pada tujuan pendidikan TPA binaan di Brahu adalah 3.29. Dengan demikian, tujuan pendidikan TPA binaan di Brahu sedah masuk pada kategori yang sangat baik.


Materi Pendidikan TPA
Berdasarkan hasil perhitungan skala indeks yang digunakan dalam menentukan nilai indeks pada materi pendidikan TPA binaan. Maka dapat diketahui kategori hasil penilaian responden terhadap materi pendidikan TPA, yaitu sebagai berikut:

Tabel 1.3
Nilai Indeks Terhadap Materi Pendidikan TPA
Materi
Item
SS
S
KS
TS
N
INDEKS
1
21
26
2
0
49
3.39
2
6
37
6
0
49
3.00
3
25
24
0
0
49
3.51
4
20
29
0
0
49
3.41
Total
72
116
8
0
196
TOTAL INDEKS
13.31
Rata-Rata Indeks
3.33
Sumber: Olah Data Primer, 2016

Berdasrkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa materi yang ada pada pendidikan TPA binaan sudah masuk kedalam kategori baik. Sebab hasil nilai indeks responden yaitu 3.33. hal tersebut berarti bahwa materi pembelajaran pada TPA binaan sudah termasuk dalam kategori yang sangat baik dan perlu peningkatan untuk mendapatkan materi yang maksimal.

Peserta Pendidikan TPA
Berikut adalah tabel terkait hasil perhitungan skala nilai indeks peserta pendidikan TPA binaan di Brahu:

Tabel 1.4
Nilai Indeks Peserta Pendidikan TPA
PESERTA
ITEM
SS
S
KS
TS
N
INDEKS
1
14
35
0
0
49
3.29
2
19
27
3
0
49
3.33
3
24
23
2
0
49
3.45
4
25
24
0
0
49
3.51
5
30
18
0
1
49
3.57
TOTAL
112
127
5
1
245

TOTAL INDEKS
17.14
Rata-Rata Indeks
3.43
Sumber: Olah Data, 2016
Berdasarkan tabel diatas, dapat disimpulkan bahwa nilai indeks terhadap peserta didik TPA binaan memasuki pada kategori sangat baik. Sebab nilai indeks terendah yaitu 3.29 dan dengan rata – rata indeks yaitu 3.43. Sehingga diketahui bahwa apresiasi peserta didik TPA memiliki apresiasi yang cukup antusias.

Pengajaran Pendidikan TPA
Berikut ini adalah hasil perhitungan skala indeks terhadap pengajaran pendidikan TPA di Brahu:
Tabel 1.5
Nilai Indeks Pengajaran Pendidikan TPA
PENGAJARAN
ITEM
SS
S
KS
TS
N
INDEKS
1
12
35
2
0
49
3.20
2
19
19
9
2
49
3.12
3
20
29
0
0
49
3.41
4
8
29
10
2
49
2.88
5
16
27
4
2
49
3.16
6
24
25
0
0
49
3.49
TOTAL
99
164
25
6
294

TOTAL INDEKS
19.27
Rata-Rata Indeks
3.21
Sumber: Olah Data, 2016
Berdasrkan tabel diatas, bahwa pengajaran pada pendidikan TPA binaan memiliki nilai indeks dengan kategori baik. Nilai indeks pengajaran pendidikan TPA yaitu 3.21. Dapat diketahui bahwa pengajaran pendidikan TPA masih perlu peningkatan dalam sistem maupun proses pengajaran TPA.

Media Pendidikan TPA
Dibawah ini adalah tabel mengenai hasil nilai skala indeks media dalam pendidikan TPA di Brahu:
Tabel 1.6
Nilai Indeks Media Pendidikan TPA
MEDIA
ITEM
SS
S
KS
TS
N
INDEKS
1
18
29
1
1
49
3.31
2
14
34
1
0
49
3.27
3
6
32
1
0
49
2.49
4
11
30
4
4
49
2.98
5
15
22
6
1
49
2.84
TOTAL
64
147
13
6
245

TOTAL INDEKS
14.88
Rata-Rata Indeks
2.98
Sumber: Olah Data, 2016
Berdasarkan tabel diatas, bahwa nilai indeks media pendidikan TPA binaan masih dalam kategori baik namun berada posisi yang paling bawah. Sehingga media pendidikan TPA masih sangat terbatas dan belum sepenuhnya membantu proses belajar mengajar. Nilai indeks pada media pendidikan TPA yaitu 2.9.

Metode Pendidikan TPA
Dibawah ini adalah tabil hasil perhitungan skala indeks media pendidikan TPA di Brahu:
Tabel 1.7
Nilai Indeks Metode Pendidikan TPA
METODE
ITEM
SS
S
KS
TS
N
INDEKS
1
10
35
4
0
49
3.12
2
23
25
1
0
49
3.45
3
21
26
2
0
49
3.39
TOTAL
54
86
7
0
147

TOTAL INDEKS
9.96
Rata-Rata Indeks
3.32
Sumber: Olah Data, 2016
Berdasarkan tabel diatas, bahwa nilai indeks metode pendidikan TPA binaan masuk dalam kategori sangat baik. Dengan nilai indeks 3.32, maka diketahui bahwa metode pendidikan TPA masih memerlukan evaluasi demi mendapatkan metode yang sesuai dengan alam pendidikan TPA binaan di Brahu.

Ukuran Kesuksesan Tak Tampak / Soft Measure
Dibawah ini adalah tabel hasil perhitungan skala nilai indeks ukuran kesuksesan tak tampak atau soft measure progam pendidikan TPA di Brahu:

Tabel 1.8
Nilai Indeks Soft Measure
SOFT MEASURE / UKURAN KESUKSESAN TAK TAMPAK
ITEM
SS
S
KS
TS
N
INDEKS
1
16
31
2
0
49
3.29
2
26
18
4
1
49
3.41
TOTAL
42
49
6
1
98

TOTAL INDEKS
6.69
Rata-Rata Indeks
3.35
Sumber: Olah Data, 2016
Berdasarkan tabel diatas bahwa nilai indeks ukuran kesuksesan tak tampak atau soft measure memasuki kategori yang sangat baik. Nilai indeks pada soft measure yaitu 3.35. Sehingga diketahui bahwa  banyak tujuan yang direncanakan pada pendidikan TPA telah berhasil mencapai tujuan utama.

KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan uraian yang telah dibahas pada bab – bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa efektifitas program pendidikan TPA binaan mahasiswa UNIDA membawa dampak yang sangat baik terhadap masyarakat. Sehingga program ini mapu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia. Meskipun dalam beberapa aspek program pendidikan TPA masih belum masuk pada kategori baik, namun program pendidikan TPA mahasiswa UNIDA tetap memberikan dampak yang baik kepada masyarakat.
Dalam penelitian menunjukan bahwa pengaruh pendidikan TPA oleh mahasiswa UNIDA dapat meningkatkan SDM masyarakat. Dengan demikian, masih diperlukan beberapa peningkatan dan perbaikan di setiap aspek.



DAFTAR PUSTAKA
Prof.J.Supranto,M.A.P.K”Metode Ramalan Kuantitatif”, Rineka Cipta,2010
Hamid Patilim”Metode Penelitian Kualitatif”Alfabeta, 2007
Prof.Drs.Sujesti Yano,YL,MS.Ph,D”Statistika Dasar” Penerbit Andi, 2009
Dr.Ulber Silahi,M.A”Metode Penelitian Sosial”Retika Aditama, 2012
Dr.Abdullah Hasis Ulwah”Pedeoman Pendidikan Anak Dalam Islam”CV.Asysyifa. 1995
Huzain Mazhaim”Pintar Mendidik Anank”Lentera, 2000








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sistem pemerintahan negara swedia.

Food Security (keamanan pangan)

Pengertian ICCPR, CEDAW, CAT