KELUARNYA INGGRIS DARI UNI EROPA (BREXIT)
KELUARNYA
INGGRIS DARI UNI EROPA
PENDAHULUAN
Uni Eropa merupakan bukti dari
kerjasama regional yang saling menguntungkan dan penuh dengan kepercayaan serta
kekompakan antar setiap negara anggotanya. Sehingga saat ini, tak sedikit
organisasi regional di beberapa kawasan ingin menyempurnakan diri supaya
menjadi organisasi regional seperti Uni Eropa sekarang. Kemajuan dan kejayaan
UE di abad ke-21 ini, bukanlah dalam sekejap mata apa yang diinginkan dapat
terwujudkan, akan tetapi perjalanan panjang dan pahit manis dari organisasi
serta setiap negara inilah yang menjadikan ia mapan diantara
organisasi-organisasi regional lainnya.
Ketika ditarik kebalakang akan
perjalanan keorganisasian organisasi ini, ia bermula semenjak berakhirnya
perang dunia kedua yang menyebabkan perekonomian Eropa collapse dan Eropa
dilanda krisis besar-besaran pada saat itu. Melihat hal ini, negara super power
Amerika Serikat dan sekutu sebagai negara-negara yang terlibat langsung akan
peperangan tersebut, mereka hendak mengembalikan citra mereka di mata
masyarakat internasional dengan cara ikut serta membangun kembali
kerusakan-kerusakan infrastruktur yang terjadi di Eropa dengan cara memberikan
bantuan dana kerusakan akibat perang dan suntikan dana untuk mememulihkan
perekonomain mereka yang disebut marshall plan pada tahun 1948 (Faisal, 2015). Kemudian dana bantuan tersebut
dialokasika oleh Eropa untuk membangun dan membangkitkan kembali perekonomian
mereka dengan membentuk kerjasama dalam bidang coal and steel (batu bara
dan baja) yang diawali dengan dibentuknya The Organization of European
Economic Cooperation (OEEC).
Kemudian di tahun 1950 Menteri Luar
Negeri Francis, (Tuwo, 2016) Robert
Schuman mengambil sebuah keputusan untuk melakukan integrasi perekonomian
antara Jerman dan Francis dalam melakukan kerjasama bidang coal and steel,
dan kemudian diikuti oleh beberapa negara, yakni; Italia, Belgia, Belanda dan
Luxemburg yang menjadi pondasi awal terbentuknya European coal and steel
community (ECSC). Dan kemudian pada akhirnya keenam negara inilah yang akan
menjadi the founding father dari European Union.
Perkembangan dari organisasi ini
teryata membuahkan hasil yang baik untuk perekonomian Eropa kala itu., sehingga
ia mulai berkembang dari organisasi European coal and steel community (ECSC)
menjadi European Atomic Energy Community (EURATOM) dari traktat roma
tahun 1957 untuk bekerjasama dalam pembangunan energy dan integrasi ekonominya
berkembang pada tarap selanjutnya yakni The European Economic Community tahap
common market. Pada tahap ini, setiap negara anggota yang tergabung dalam
EURATOM tidak mendapat hambatan tarif dan membuat tarif bagi setiap negara non
anggotanya. Penghapusan tariff tersebut berlaku pada bidang pertanian,
transportasi dan imigran bagi negara-negara anggota.
Langkah berikutnya, pada tahun 1967
dibawah paying marger treaty, dibawah institusi ECSC dan EURATOM berubah
menjadi European Community (EC), kemudian tahun 1968, segala hambatan
diantara negara-negara anggota dihilangkan dan mengikuti agenda tahunan tentang
pengaturan keuangan dalam hal pengeluaran European Community. Kemudian
tahun 1979 merupakan tahapan utama penyempurnaan organisasi ini, yaitu dengan
melakukan pemilihan langsung yang pertama kalinya dalam menentukan European
Parlement.
PEMBAHASAN
- Proses
keluarnya inggris dari Uni Eropa.
Pada tanggal 23 Juni 2016 Negara yang
dipimpin oleh ratu Elisabeth ini mengadakan referendum menyusul adanya suatu
gerakan yang disebut sebagai Brexit (Britanian Exit)yang mana hal ini telah
diputuskan setelah dilakukanya pemungutan suara dimana dilakukan oleh seluruh warga
Britania Raya. Pemungutan suara ini mencapai 52% suara memilih untuk keluar dan
48% suara memilih untuk tetap bertahan dibawah naungan Uni Eropa, dalam hal ini
memunculkan beberapa wilayah Britania Raya yang terdiri dari England, Wales,
Skotlandia, dan Irlandia Utara ada yang tetap ingin bergabung bersama Uni Eropa
seperti Skotlandia dan Irlandia Utara dan sisanya memilih untuk keluar dari Uni
Eropa.
Dalam hal ini memunculkan beberapa
pendapat dari pakar politik salah satunya dating dari dua mantan perdana
menteri Inggris, Sir John Major dan Tony Blair awala bulan Juni kemarin yang
mana keduanya memperingatkan bahwa keluarnya England dan Wales dari Uni Eropa
dapat merusak kesatuan Britania Raya. Dan wakil perdana menteri Irlandia Utara
Martin McGuinness juga berpendapat bahwa keputusan referendum ini sangat
merugikan kedaulatan Irlandia Utara yang mana merupakan salah satu Negara
persemakmuran Britania Raya.
- Alasan
Inggris keluar dari Uni Eropa
Negeri
yang dikepalai oleh Ratu Elizabeth II menggelar referendum untuk memutuskan
bertahan atau keluar dari keanggotaan Uni Eropa (UE). Pemungutan suara ini dikenal dengan
nama Brexit,
yang mana itu singkatan dari “Britis Exit”. Dalam hal ini terdapat tiga alasan
utama mengapa warga inggris menginginkan cerai dari organisasi tersebut.
- Mereka
menginginkan Brexit terjadi percaya bahwa jangkauan kekuasaan Uni Eropa
begitu besar sehingga berdampak pada kedaulatan Inggris.
- Kelompok
pro-Brexit merasa terganggu dengan aturan yang ditetapkan di Brussels,
markas Uni Eropa, dimana mereka meyakini hal itu mencegah bisnis
beroperasi secara ofisien.
- Banyaknya
isu migran yang mana hal itu memicu perdebatan Brexis memanas
- Dampak
dari Brexit.
Dalam melakukan referendum ini, Inggris
harus merasakan dampak yang sangat besar tidak hanya dirasakan dalam bidang
ekonomi saja, akan tetapi ada juga dari bidang politik, pariwisata dan
lain-lain.
1. Dalam
waktu dekat Inggris akan efek domino di bidang ekonomi skala besar akibat
keluar dari Uni Eropa, yang mana selama ini memungkinkan pergerakan bebas
barang dan manusia.
2. Turunnya
mata uang Inggris.
3. Perekonomian
Inggris yang semakin buruk.
References
dampak berantai ekonomi Inggris keluar dari Uni Eropa. (2016, juni). Retrieved from www.bbc.com/indonesia
dizik, a. (2016, juli). dampak brexit, ekspatriat
di Inggris rugi. Retrieved from www.bbc.com/indonesia
fishal. (2016, oktober). Retrieved from
http;//www.landasanteori.com
yulianingsih, y. (2016, juni). menguang alasan
mengapa inggris "cerai" dari Uni Eropa. Retrieved from
www.liputan6.com
Komentar
Posting Komentar